Arti Sebuah Komitmen

Posted by Nurul Vita in Arti Sebuah Komitmen
12 4th, 2008

ARTI SEBUAH KOMITMEN

“Sungguh, orang-orang yang berjanji setia kepadamu, tiada lain dari berjanji setia kepada 4JJ1. Allah meletakkan tangan-Nya diatas tangan mereka. Tetapi barangsiapa melanggar janji, tiada lain dari melanggar janji terhadap dirinya sendiri. Dan barang siapa menepati janji yang dijanjikannya kepada Allah, Allah akan memberinya pahala berlimpah”

~ Qs Al Fath (kemenangan) 48 : 10 ~

Menyatakan sebuah janji adalah pekerjaan yang sangat mudah, namun menepati janji adalah sebuah langkah emas yang mampu meraih kepercayaan yang sangat tinggi nilainya bagi orang lain. Meski hanya sebuah janji kecil, namun sesungguhnya hal tersebut sangat berpengaruh pada kredibilitas seseorang. Berjanji adalah suatu hal yang amat penting , begitu pentingnya sampai – sampai mendapat perhatian serius dari TUHAN. Sebaliknya, tidak menepati janji adalah suatu langkah yang sangat mematikan kredibilitas seseorang. Oleh karena itu, janganlah berjanji sekiranya tidak bisa menepati. Saat kita berjanji , sesungguhnya kita menarik energy suara hati orang lain secara besar-besaran, yang dinamakan harapan. Lalu energy itu kita bawa pulang, dan jika tidak dikembalikan ke sumbernya, keseimbangan orang lain akan terganggu. Harapan (akan realisasi janji) tersebut telah kita tarik, dan belum kita kembalikan (janji belum terealisasi).Ingat, hukum aksi min reaksi, bahwa suatu aksi akan menimbulkan reaksi.

Hari itu adalah hari istimewa untuk anak pertama saya. Dia berulang tahun. Hari itu kami habiskan berkeliling kota, berenang dan menghabiskan sepotong kue tart. Setelah selesai saya menyampaikan suatu hal yang bagi saya begitu penting untuk perkembangan dirinya. Saya meminta dia untuk lebih rajin belajar di Rumah. Keesokannya, ketika saya lihat ternyata tak ada perubahan sama sekali dalam kesehariannya (Ia lebih senang bermain), kemudian saya bertanya, kenapa tak mau belajar. Ia seolah tidak mau peduli dan sama sekali tidak menghiraukan kata-kata saya. Suatu hari sambil bermain-main, saya bertanya lagi kepadanya, “Anakku, mengapa kamu tidak mau menghiraukan kata-kata Bapak?” Dia menjawab tanpa menoleh, “Habis dulu Bapak pernah janji untuk membelikan sepeda, tetapi sampai sekarang belum dibelikan!”Saya tersentak, sungguh saya telah lupa dengan janji saya. Tiga bulan yang lalu memang saya pernah berjanji apabila dia berulang tahun, saya akan membelikannya sepeda. Janji kecil yang saya lupakan itu sungguh-sungguh telah menarik habis tingkat kepercayaan yang saya miliki terhadapnya. Janji itu rupanya begitu melekat di hatinya, hingga ia tidak mau menghiraukan lagi kata-kata saya. Saya telah menarik habis energy “HARAPAN”suara hatinya, dan belum sempat mengembalikannya.

Sumber : ESQ Book, Hal 147, AryGinandjar



Manfaat dan Gerakan Senam Hamil
Olah raga sangat penting bagi ibu hamil, untuk tetap mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar. Namun olah raga yang dilakukan, juga harus yang sesuai dengan perubahan fisik. Senam yang pas dilakukan saat kehamilan adalah senam hamil.

Senam hamil biasanya dimulai saat kehamilan memasuki trisemester ketiga, yaitu sekitar usia 28-30 minggu kehamilan. Selain untuk menjaga kebugaran, senam hamil juga diperlukan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental calon ibu selama proses persalinan. Berikut beberapa tujuan senam hamil:

1. Menguasai teknik pernapasan.
Latihan pernapasan sangat bermanfaat untuk mendapatkan oksigen, sedangkan teknik pernapasan dilatih agar ibu siap menghadapi persalinan.

2. Memperkuat elastisitas otot.
Memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, sehingga dapat mencegah atau mengatasi keluhan nyeri di bokong, di perut bagian bawah dan keluhan wasir.

3. Mengurangi keluhan.
Melatih sikap tubuh selama hamil sehingga mengurangi keluhan yang timbul akibat perubahan bentuk tubuh.

4. Melatih relaksasi.
Proses relaksasi akan sempurna dengan melakukan latihan kontraksi dan relaksasi yang diperlukan untuk mengatasi ketegangan atau rasa sakit saat proses persalinan.

5. Menghindari kesulitan.
Senam ini membantu persalinan sehingga ibu dapat melahirkan tanpa kesulitan, serta menjaga ibu dan bayi sehat setelah melahirkan.

Hampir di setiap rumah sakit bersalin memiliki kelas senam hamil. Ada baiknya Anda mensurvey rumah sakit tempat Anda akan bersalin, sekaligus mengikuti program senam hamil di rumah sakit tersebut.

Tapi bila lokasinya jauh dan Anda tak punya cukup waktu untuk ke rumah sakit, sebenarnya senam hamil juga bisa dilakukan sendiri di rumah. Namun senam ini harus dilakukan secara teratur, dengan kondisi yang tenang dan menggunakan pakaian yang longgar. Berikut beberapa petunjuk dalam melakukan senam hamil:

Latihan Otot Kaki
1. Duduklah dengan posisi kedua lutut diluruskan, tubuh bersandar pada kedua lengan yang diletakkan di belakang pantat.
2. Tegakkan kedua telapak kaki dengan lutut menekan kasur. Kemudian tundukkan kedua telapak kaki bersama jari-jarinya. Ulangi beberapa kali.
3. Hadapkan kedua telapak kaki satu sama lain dengan lutut tetap menghadap ke atas, kembalikan ke posisi semula. Ulangi terus sebanyak beberapa kali.
3. Kedua telapak kaki digerakkan turun ke arah bawah, lalu gerakan membuka ke arah samping, tegakkan, kembali, dan seterusnya.
4. Kedua telapak kaki buka dari atas ke samping turunkan, hadapkan, kembali ke posisi semula, dan seterusnya.

Kegunaan: Memperlancar sirkulasi darah di kaki dan mencegah pembengkakan pada pergelangan kaki.

Latihan Pernafasan
1. Pernafasan perut
- Tidurlah terlentang dengan satu bantal, kedua lutut dibengkokkan dan dibuka kurang lebih 20 cm.
- Letakkan kedua telapak tangan di atas perut di sekitar pusat sebagai perangsang. Keluarkan napas dari mulut (tiup) sambil tangan menekan perut ke dalam.
- Tarik napas dari hidung dengan mulut tertutup, perut mengembang mendorong kedua tangan ke atas. Perhatikan bahwa gerakan pernafasan dilakukan dengan perut (jadi dada tidak ikut kembang kempis).

Kegunaan: Melemaskan dinding perut agar mudah diperiksa oleh dokter/bidan.

2. Pernafasan iga

- Tidur terlentang (seperti pada pernapasan perut), letakkan kedua tangan dalam posisi mengepal di iga sebagai perangsang.
- Bernapaslah seperti pada pernapasan perut, dengan pengecualian tangan menekan iga ke dalam dan iga mengembang mendorong kedua tangan ke arah samping luar.

Kegunaan: Mendapatkan oksigen sebanyak mungkin.

3. Pernapasan dada
- Tidur terlentang (seperti pada pernapasan perut), letakkan kedua tangan di dada bagian atas.
- Keluarkan napas dari mulut (tiup) dengan tangan menekan dada ke arah dalam.
- Tarik napas dari mulut dengan mulut terbuka, dada mengembang mendorong ke dua tangan ke atas.

Kegunaan: Mengurangi rasa sakit saat bersalin.

4. Pernapasan panting (pendek-pendek dan cepat)
Pernapasan ini menyerupai pernapasan dada, hanya saja irama pernapasan lebih cepat dengan gerakan napas dihentikan separuhnya (bernapas tidak terlalu dalam, pendek-pendek saja).

Kegunaan: Istirahat atau menghilangkan lelah sesudah mengejan. Juga dilakukan saat ibu sudah merasa ingin mengejan sementara pembukaan belum lengkap, supaya jalan lahir tidak bengkak atau sobek.

Semua gerakan latihan pernapasan di atas sebaiknya dilakukan enam kali sehari, di pagi hari sesudah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

Latihan Otot Panggul
1. Tidur terlentang, kedua lutut dibengkokkan.
2. Letakkan kedua tangan di samping badan. Tundukkan kepala dan kerutkan pantat ke dalam hingga terangkat dari kasur.
3. Kempeskan perut hingga punggung menekan kasur. Rasakan tonjolan tulang panggul bergerak ke belakang.
4. Lemaskan kembali dan rasakan tonjolan tulang bergerak kembali ke depan. Ulangi gerakan ini 15-30 kali sehari.

Kegunaan: Mengembalikan posisi panggul yang berat ke depan, mengurangi dan mencegah pegal-pegal, sakit pinggang dan punggung serta nyeri di lipat paha.

Latihan Otot Betis
1. Berdiri sambil berpegangan pada benda yang berat dan mantap.
2. Posisikan ibu jari dan jari-jari lain menghadap ke atas.
3. Regangkan kaki sedikit dengan badan lurus dan pandangan lurus ke depan.
4. Tundukkan kepala seraya berjongkok perlahan sampai ke bawah tanpa mengangkat tumit dari lantai.
5. Setelah jongkok, lemaskan bahu. Kempeskan perut, kemudian perlahan kembalilah berdiri tegak, lepaskan kerutan. Lakukan enam kali dalam sehari.

Kegunaan: Mencegah kejang di betis.

Latihan Otot Pantat

1. Tidur terlentang tanpa bantal, kedua lutut dibengkokkan dan agak diregangkan.
2. Dekatkan tumit ke pantat dengan kedua tangan di samping badan.
3. Kerutkan pantat ke dalam sehingga lepas dari kasur, angkat panggul ke atas sejauh mungkin.
4. Turunkan perlahan (pantat masih berkerut), lepaskan kerutan, dsb. Ulangi enam kali sehari.

Kegunaan: Mencegah timbulnya wasir saat mengejan.

Latihan Anti Sungsang
1. Ambil posisi merangkak, kedua lengan sejajar bahu, kedua lutut sejajar panggul dan agak diregangkan.
2. Kepala di antara kedua tangan, tolehkan ke kiri atau ke kanan.
3. Letakkan siku di atas kasur, geser siku sejauh mungkin ke kiri dan ke kanan hingga dada menyentuh kasur. Lakukan sehari 2 kali selama 15 - 20 menit/kali.

Kegunaan: Mempertahankan dan memperbaiki posisi janin agar bagian kepala tetap di bawah. (berbagai sumber)



11 1st, 2008

Ada beberapa hal penting untuk dikerjakan bagi ibu hamil pada tri semester terakhir, terutama menjelang persalinan anak tercinta.

ntuk dapat melakukan persalinan normal dan dapat dilakukan dengan lancar. Berikut ini saya bagikan tipsnya:

1. Siapkan nama untuk calon buah hati tercinta. Siapkan nama untuk anak laki-laki dan untuk anak perempuan. Kecuali jika anda sudah yakin benar dengan hasil USG akan jenis kelamin bayi yang sedang anda kandung. JIka anda bingung menyiapkan nama untu calon baby anda, silahkan klik www.infobunda.com

2.  Mulai siapkan keperluan untuk bayi anda kelak. Buat daftar keperluan bayi, dan jika anda mempunyai waktu luang, manfaatkan untuk berbelanja keperluan bayi. Kegiatan berbelanja sebaiknya dilakukan pada awal tri semester ketiga, karena pada akhir tri semester ketiga, ibu hamil disarankan untuk banyak beristirahat, karena kondisi tubuh yang lebih gampang merasa capek.

3.  Pada bulan terakhir trisemester ketiga, perbanyaklah kegiatan senam hamil, yoga dan jalan-jalan pagi. Dan bagi ibu-ibu yang punya waktu lebih luang, lakukan kegiatan mengepel lantai, yang bermanfaat untuk menata posisi bayi di dalam kandungan agar bayi “mapan” di jalan lahir. Tetapi ingat, pada bulan-bulan terkahir, jangan terlalu banyak melakukan pekerjaan berat.

Pada minggu-minggu terakhir menjelang persalinan:

4. Atur posisi tidur anda dengan posisi miring ke kiri, posisi kaki seperti memeluk guling, tetapi jangan menggunakan guling untuk mengganjal perut anda.

5.  Pada waktu luang anda, duduklah pada kursi yang memiliki sandaran, dengan menghadap ke sandaran kursi tersebut, dengan posisi tangan di atas sandaran kursi.

6. Untuk mempercepat lahirnya bayi anda ke dunia, sering-seringlah melakukan hubungan suami istri.

Tiga hal tersebut bertujuan agar bayi segera berada pada posisinya, yaitu kepala bayi berada pada jalan lahir, dan juga bertujuan agar anda dapat melakukan persalinan secara normal dan lancar, terutama untuk ibu hamil yang baru pertama kali akan melahirkan.

Semoga bermanfaat…

Sumber : Fathiyyah Nayla Zahra



11 1st, 2008

Merupakan suatu kebahagiaan apabila Doa-Doa yang dipanjatkan oleh seorang perempuan, seorang Istri, dan juga seorang Ibu dikabulkan oleh ALLAH SWT…

Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis “Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh. Beri aku suami yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku.”

Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah “Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah, agar mereka dapat mendoakanku ketika nanti aku mati dan menjadi salah satu amalanku yang tidak pernah putus.”

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir “Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka di sekolah Islami yang baik meskipun mahal, beri aku rizki untuk itu ya Allah….”

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah mulai sekolah “Ya Allah….. jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral Islami, agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda.”

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah beranjak remaja “Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yang mengkhawatirkanku.
Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat buah yang sedang ranum.”

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku menjadi dewasa “Ya Allah entengkan jodohnya, berilah jodoh yang sholeh pada mereka, yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga kami.”

Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah “Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini, aku takut kehilangan perhatiannya dan takut kehilangan dia karena dia akan ikut suaminya.”

Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan “Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat. Aku inginkan nama pemberianku pada cucuku, karena aku ingin memanjangkan teritoria wibawaku sebagai ibu dari ibunya cucuku.”

Ketika kupanjatkan doa-doa itu, aku membayangkan Allah tersenyum dan berkata……
“Engkau ingin suami yang baik dan sholeh sudahkah engkau sendiri baik dan sholehah?

Engkau ingin suamimu jadi imam, akankah engkau jadi makmum yang baik?”

“Engkau ingin anak yang sholehah, sudahkah itu ada padamu dan pada suamimu.

Jangan egois begitu……
masak engkau ingin anak yang sholehah hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu….
Tentu mereka menjadi sholehah utama karena-Ku, karena aturan yang mereka ikuti haruslah aturan-Ku.”

“Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam, karena apa?…… prestige? …… atau…. engkau tidak mau direpotkan dengan mendidik Islam padanya?

Engkau juga harus belajar, Engkau juga harus bermoral Islami, Engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha mengkhatamkannya.”

“Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya dengan mengumbar aurat, kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat? Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan umat-Ku.”

“Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu, seolah engkau tidak percaya ayat 3 & 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku.
Percayalah kalau anakmu dari bibit, bebet, bobot yang baik maka yang sepadanlah yang dia akan dapatkan.”

“Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu. Aku yang memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya.

Aku tetap mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku, bahkan ketika dia melupakan-Ku.

Aku tetap mencintainya.”

“Anakmu adalah amanahmu, cucumu adalah amanah dari anakmu, berilah kebebasan untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi amanahnya.”

Lantas…… aku malu…… dengan imajinasiku sendiri….

aku malu……

aku malu akan tuntutanku…….

Maafkan aku ya Allah……

lantas aku malu dengan imajinasiku sendiri.

[oleh: Ratih Sanggarwati]



Beberapa Prinsip Makan Yang Baik Selama Kehamilan
Oleh suririnah

Printable Version
Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan—dengan melakukan cara dan diet makan yang sehat, tidak saja membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga untuk perkembangan yang sehat bagi bayi dalam kandungan anda.
Dalam masa kehamilan salah satu bagian yang penting dalam membantu perkembangan janin dalam kandungan adalah apa yang anda makan dan cara makan anda selama kehamilan ini. Untuk itu perlunya kita mempelajari tentang prinsip-prinsip makan yang baik selama kehamilan ini.

Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan:

• RUBAHLAH CARA MAKAN ANDA— MESKIPUN ANDA SUDAH MAKAN DENGAN BAIK.
• HINDARI MAKANAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN IBU DAN JANIN
• JANGAN DIET SELAMA KEHAMILAN
• MAKAN DENGAN PORSI KECIL TAPI SERING
• MINUM VITAMIN IBU HAMIL SECARA TERATUR
• MINUM AIR YANG CUKUP
• MAKANAN BERSERAT, BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN

RUBAHLAH CARA MAKAN ANDA, MESKIPUN ANDA SUDAH MAKAN DENGAN BAIK.
Anda sekarang sedang hamil maka diet makanan anda harus mengikuti diet makan untuk ibu hamil. Pada kehamilan anda membutuhkan lebih banyak konsumsi protein, kalori (untuk energi), vitamin dan mineral seperti asam folat dan zat besi untuk perkembangan bayi anda juga. Ingat anda membutuhkan tambahan 300 kalori perhari.

HINDARI MAKANAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN IBU DAN JANIN
Daging dan telur mentah, keju lunak, susu yang tidak dipasteriusasi, alcohol, juga cafein.

JANGAN DIET SELAMA KEHAMILAN
Kehamilan bukan masa yang tepat untuk Diet anda hanya akan membahayakan ibu dan bayi. Diet selama hamil akan menyebabkan kurang vitamin, mineral dan lain-lain yang penting selama kehamilan. Pertambahan berat badan pada kehamilan merupakan salah satu tanda yang baik pada kehamilan yang sehat. Ibu hamil yang makan dengan baik akan bertambah berat badannya secara bertahap, umumnya akan melahirkan bayi yang sehat.

MAKAN DENGAN PORSI KECIL TAPI SERING
Pada trimester pertama biasanya terdapat keluhan mual muntah(morning sickness), cobalah atasi dengan makan dengan porsi kecil tapi sering, hindari makanan pedas dan berminyak.
Makan dengan porsi yang kecil tapi dilakukan beberapa kali dianjurkan setiap 4 jam. Ingatlah meskipun anda tidak lapar tetapi bayi anda membutuhkan makanan/nutrisi secara teratur.

MINUM VITAMIN IBU HAMIL SECARA TERATUR
Makanan yang anda makan adalah sumber vitamin yang paling baik—tetapi apakah anda yakin diet makanan anda cukup mengandung vitamin yang dibutuhkan selama kehamilan, yang terutama zat besi dan asam folat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan bayi sehat. Untuk itu anda sebaiknya meminum vitamin anda secara teratur.

MINUM AIR YANG CUKUP
8 gelas sehari. Karena anda butuh cairan yang cukup bagi anda dan juga bayi anda. 33 % pertambahan berat badan pada kehamilan adalah cairan. Cairan dibutuhkan untuk membangun sel darah merah bayi untuk system sirkulasinya, cairan ketuban. Tubuh anda juga perlu air selama kehamilan untuk mengatasi konstipasi dan mengatur suhu tubuh anda.

MAKANAN BERSERAT, BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN
Perbanyaklah makan makanan yang berserat tinggi , buah-buahan dan sayuran dapat membantu mengatasi konstipasi anda selama kehamilan.

Dengan melakukan cara makan yang sehat, bukan hanya membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga membantu perkembangan yang sehat bagi bayi anda

Ingatlah perkembangan bayi anda sangat tergantung dari apa yang anda berikan dan lakukan baginya.

Semoga informasi ini dapat membantu anda untuk melakukan cara dan diet makan yang lebih baik yang berguna untuk kesehatan ibu juga bayi selama kehamilan.

© Dr.Suririnah-www.InfoIbu.com



10 20th, 2008

Nurul Vita Sari - Pertanyaan paling sering dan membuat orang bertanya-tanya adalah apakah diperbolehkan melakukan hubungan seks pada saat sedang hamil. Pertanyaan ini sebenarnya mengarah kepada dua hal yang menjadi pokok permasalahan, yaitu mengenai kehamilan dan seks.

Pertama, kita masih sering memandang kehamilan sebagai kondisi medis, dan bahwa menurut pandangan kita, wanita hamil sangatlah rentan, sehingga harus diperlakukan seperti gelas tipis yang mudah pecah. Memang ada berbagai masalah kesehatan dan komplikasi pada kehamilan yang mempersulit hubungan seksual, tapi tidak perlu kita memberlakukan seks sebagai sesuatu yang mengerikan, dan tidak ada alasan bagi wanita sehat yang hamil untuk menerima perlakuan seakan-akan dia menderita sakit keras.

Kedua, kita masih sering beranggapan seakan-akan ada “cara yang benar” dan “cara yang salah”. Dan dalam kasus kehamilan, sering kali kita berpikir bahwa ada salah satu cara yang benar (atau aman) dalam melakukan hubungan seks pada masa kehamilan. Hal ini tidak benar. Sebenarnya ada berbagai macam cara untuk melakukan hubungan seksual yang aman pada masa kehamilan, tergantung dari seks seperti apa yang Anda inginkan. Permasalahan lain adalah beberapa orang sangat kaku, sedangkan seks yang baik melibatkan fleksibilitas dan keinginan untuk terus mencoba dan menemukan berbagai hal, ketika kondisi yang ada tidak lagi memberikan hasil yang pas.

Sebagai aturan dasar, posisi hubungan seksual bagi mereka yang sedang dalam kondisi hamil adalah:

1. Ketika pasangan yang ada dapat berhubungan secara nyaman

2. Posisi yang ada memungkinkan kedua orang dapat mendapatkan kontak fisik dan seksual yang diinginkan

3. Pasangan menghindari memberikan tekanan kepada rahim, atau menekan berat badan pasangan kepada perut hamil.

Para ahli mengatakan bahwa wanita sebaiknya menghindari untuk berada dalam posisi berbaring miring dengan bertumpu pada sisi kanan badan untuk waktu yang lama, terutama setelah kehamilan mencapai usia 16 minggu. Setelah usia ini, posisi seks yang baik akan mulai membutuhkan kreativitas dan sedikit rasa humor Anda dan pasangan, dan bahkan biasanya sering melibatkan keberadaan bantal. Hal ini juga dapat berarti sama sekali tidak melakukan penetrasi jika memang tidak memungkinkan, atau dengan kata lain mencoba mencari cara lain untuk memberikan rasa nikmat kepada pasangan dan juga kepada diri sendiri.

Jika Anda mencari ide sebagai pemicu kreativitas Anda, mungkin Anda bisa mengembangkan posisi yang Anda inginkan dengan permainan posisi seksual (mengganti posisi seksual sampai menemukan yang pas). Jika Anda merasa bahwa hal ini terlalu menyulitkan, beberapa posisi yang ada di bawah ini dianggap sebagai posisi yang nyaman bagi Anda atau pasangan Anda untuk dijalankan selama masa kehamilan.

* Posisi menyendok (spooning), akan menjadi posisi yang paling nyaman, karena tidak ada tekanan di perut dan Anda bisa bergerak dengan lebih leluasa. Pasangan pria dapat memposisikan diri di belakang istri dan mencoba berbagai sudut yang memungkinkan adanya penetrasi. Coba hindari untuk bertumpu di sisi kanan badan pada saat berhubungan dengan posisi ini.

* Posisi saling menyampingi (side by side), memungkinkan lebih banyak lagi kontak secara fisik daripada posisi menyendok, tapi penetrasi akan sedikit lebih sulit dilakukan. Mungkin cara terbaik untuk membantu penetrasi adalah Anda saling mengaitkan kaki ke pantat pasangan. Posisi ini cukup nyaman selama tidak ada beban yang timbul dari badan pasangan.

* Posisi Woman-on-Top memberikan kemungkinan di mana istri akan lebih bisa mengendalikan kedalaman dan sudut penetrasi. Dalam usia kehamilan yang lebih tua, Anda akan lebih mudah merasa capek jika berhubungan dengan posisi ini. Dan jika keseimbangan adalah faktor yang jadi pengganggu, mungkin lebih baik istri berada dalam posisi berbaring. Banyak pasangan yang merasakan bahwa posisi Woman-on-Top ini adalah posisi ideal.

*Posisi rear entry, dianggap sebagai posisi terbaik untuk perangsangan G-Spot dan adalah sebagai posisi paling nyaman, karena posisi ini tidak membutuhkan banyak berubah. Posisi ini dapat dilakukan di atas tempat tidur, atau dapat juga dilakukan seperti pada ide seperti di bawah ini.

*Posisi di tepi tempat tidur, menawarkan berbagai kemungkinan untuk kenyamanan hubungan seksual selama kehamilan. Istri dapat berbaring di tempat tidur (dengan bertumpu pada punggung atau samping badan) di tepian tempat tidur dan suami berada di samping tempat tidur baik dalam posisi berdiri maupun tegak. posisi ini dapat dikombinasikan dengan posisi rear entry, atau istri dapat berada di luar kasur dengan berlutut dan disangga bantal, dan badan atas dapat diletakkan di kasur, dengan bagian perut bawah berada di luar kasur.

Sumber : Kapanlagi.com



10 20th, 2008

Nurul Vita Sari, akan sharing pengalaman mendaftar konsultasi kehamilan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina, Sunter.

Berikut ini adalah Tips yang bisa saya berikan untuk Bunda yang ingin mendaftar konsultasi kehamilan, antara lain :

1. Telpon ke RS nya terlebih dulu untuk Registrasi agar mendapatkan No. Urut

2. Setelah datang ke RS, segera lakukan pendaftaran ulang — bagi pasien baru akan mendapatkan buku Hijau untuk catatan riwayat kesehatan Bunda selama hamil. Bunda wajib membawa buku Hijau tersebut apabila ingin konsultasi.

3. Sambil menunggu nama bunda dipanggil, Bunda harus tensi dan timbang berat badan. Selama bunda di Tensi,Bunda juga bisa konsultasikan keluhan bunda pada suster yang memeriksa tensi Bunda.

4. Setelah Check Up — Lakukan pembayaran dikasir, serahkan kwitansi dan jangan tinggalkan buku Hijau (catatan riwayat kesehatan Bunda)

Terima kasih, semoga bermanfaat!!!